Pertama kali gua kerja


Hai coy, kali ini gua mau cerita tentang pertama kali gua kerja. Hahaaaaaaa, sebenarnya setiap manusia di dunia ini pasti ingin bekerja di tempat yang di inginkan misalnya di kantor, di gedung yang menjulang tinggi, di staff, di tempat-tempat yang bergengsi, pakai jas, seragam klimis dan perlente. Tak terkecuali gua, gua juga mau kok, bekerja di tempat seperti itu misalnya jadi orang kantorn gituuuu. Hem namun apa daya, karena itu sudaaaaah kepepeeeeeeet banget jadi gua mau dan berusaha semaksimal mungkin untuk bekerja demi gua bisa punya uang dan gua bisa kuliah atau mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.
            Jadi gin ceritanya, ketika itu Ujian Nasional tinggal waktu tiga bulan, dan gua sudah bingung dan tidak memikirkan ujian nasional yang penting gua bisa lulus dan gua bisa kuliah dengan uang gua sendiri dan gua berniat untuk mencari kerja sampingan setelah ujian nasional. Nah hampir satu minggu, gua mencari lowongan pekerjaan kesana kesini jadi seles jadi distributor jadi buruh jadi penganguran hehehehee walaupun selama satu minggu.tapikan merupakan pengalaman yang membanggakan bagi gua karena di balik itu semua  ada efek positif bagi hidup gua dari pada mereka yang hanya liburan berangkat sekolah hanya untuk mencari uang dari orang tua, berlibur menggunakan motor kesayangnnya dengan bangganya walaupun itu motor orang tuanya. Heheeee maaf ya bagi yang sindir, nggak niat kok.
            Kebetulan gua punya beberapa teman yang sudah bekerja setelah lulus SMP, karena mereka kurang beruntung tak seperti kehidupan gua. Walaupun gua orang kismin yang penting bisa berprestasi di hadapan semua orang dan bisa membuat keluarga gua bangga sama kehadiran gua. Heheeee (Maaf sombong). Nah akhirnya gua minta tolong pada mereka yang bekerja di beberapa tempat seperti di daerah X,Y,Z dan daerah K. Nah akhirnya temen gua yang bekerja di daerah Z memberitahukan gua kalau ada loker di daerah tempatnya bekerja. Tak jauh ko dari tempat tingga gua yang super sederhana itu. Heheeeee.
            Akhirnya gua bekerj di daerah Z sebagai pedagang somay. Dan gua berencana untuk bekerja selama 5 atau 6 bulan kedepan agar gua bisa kuliah di tempat yang gua inginkan. H-1 gua masih santai dengan keadan itu, namun keesokan harinya ketika hari H, gua mulai deg-degan mulai hancur hatiku, mulai tak karuan rasanya bagaikan pacarnya hilang di telan badai yang kecil. Gua kebetulan bekerjanya mulai pukul 14.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB, lumayan lagh buat sampingan. Ketia gua mulai bekerja di tempat, gua bagaikan orang yang bodohnya minta ampun dach. Masa gua kaya orang bloon yang IQ di bawah 50 amit-amiiit.

            Akhirnya lama-kelamaan dan belum lebih dari satu jam gua sudh mulai nyaman dengan bos gua atau bos juragan hahaaaaaa. Dan ternyata tempat kerja gua tak secapai dan sesulit yang gua bayangkan, Karen gua hanya meacik somay yang ada untuk di jual, menerima uang, mengembalikan kembalian, mengjitung duit, dan enaknya lagi gua hanya bekerja beberapa jam di sana. Apa lagi boss gua sangat baik dari sisi perkataannya dan nampaknya dia boss yang baik dan menurut gua dia boss yang cukup sukses dan wajarlah bila tuhan memberinya rezeki yang berlimpah. Hadughhh semoga beberapa lama lagi gua bisa jadi boss dech dan gua berusaha semaksimal mungkin untuk jadi boos yang baik. Heheeeee, kayaknya sampai ini deh, ceritanya. Maaf ya kalau ada salah-salah kata. Dan perlu di ingat peribahasa tetangga Negara kita yang bunyinya “Waktu adalah uang” .Trimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Untukmu Yang Jauh di Sana

Si Putih Yang Cerdik Ali Musobih

Patahnya Cinta Kecambah